Category Archives: Uncategorized

Tentang Berubah 2

001_PRD_2017.03.01-49_1024x1024

.. Setelah si Naya melayangkan pertanyaan (lagi) tentang pengertian keduanya (syariat dan akhlak) saya menuliskan dengan singkat dan sebisa mungkin bisa dimengertinya. Di buku Muliadi tadi, beliau mengklasifikasikan materi dakwah dalam tiga masalah, yaitu: Continue reading

Advertisements

Bunga Desa eh.. Bunga Kertas

Dibalik kantongan hitam yang kupegang itu, ada sesuatu yang begitu detail dan berseni. ─notipu

Okay saya akan sedikit cerita. Silaturahim itu membuka rezeki. Kamu percaya? Aku percaya. Di suatu postingan yang aku komen dengan sebenar-benarnya postingan, aku bahkan ditawari. Tidak disangka-sangka, barangnya yang kekinian dan kupikir memang layak untuk dijadikan tulisan dan di posting di sini. Kenapa? Supaya kamu (yang baca ini) kalau niat beli, bisa sama doski a.k.a kakak cantik pembuat barang itu.

Daaaan apa itu?

Continue reading

Wardah Gathering

Heyyyyy Ana’ Dara Makassar!!!

Apa Kareba ????

Ayooo raise your hands🖐 buat yang suka pantengin event-event kita 😘. 
Kali ini WBA Makassar bakalan ngadain “Beauty Influencer Gathering” bersama Kakak-kakak Selebgram Makassar yang hits nih. Yuk ikutan!😍
Kalian bisa seru-seruan bareng cewe-cewe cantik Makassar yang suka lalu lalang di explore kalian. Kerennn kan??? 😘. 

Siapa aja yang bakal dateng(?). Ini dia :

@dardawirdhaa

@wiwidwahiida

@wayanindahhh

@aulia_qalbii

@uunnurull

@umikalsum1010

@rzkyradhyau

@acyacii

@halifaintania

@asmharaswaa

@ismyamaliah
Save the date yah!!!

🗓 Minggu, 15 Oktober 2017

⏰ 14:00-17:00

📍BabaThe Cafe 
Hanya dengan HTM 100K kalian sudah bisa join  with kakak-kakak selebgram diatas 😍, plus bakal dapat voucher belanja wardah 50K juga loh.

Buruan registrasi sekarang juga!!!!
See you there, girls ❤️

Literasi Coffee

Adegan ini dikutip oleh @sajakuntukkekasih. Tadi siang di @literasicoffee / @nasmediapustaka

Saya akan mengutip isi caption dari guru @rezky_passionwriter untuk edisi postingan kali ini. Kak Rezky menuliskan seperti ini disalah satu postingannya,

“Seringkali kita berekspektasi terlalu tinggi. Pokoknya karya perdana saya harus istimewa. Ya, ya, ya, lanjutkan aja terus sampai mantanmu yang udah nikah minta balikan. Udah percaya aja, nggak ada karya perdana yang sempurna. Karya perdana itu sampah! Perlahan, kita olah menjadi mahakarya.”
Nah, di sini. Di @literasicoffee saya dan @sajakuntukkekasih sedang mengolah karya perdana saya yang pernah dibukukan dalam karya kolektif dengan teman-teman kampus. Jempol Merah, untuk project adik dari @diary7kurcaci.
Wirda-dulu, adalah wirda yang hanya manusia imut eh.. manusia kecil yang punya cita-cita membukukan tulisannya tanpa sepersekian detik pun berpikir untuk jadi penulis. Sekarang? Kalian bisa menamai sesuka hati.
Masih mau nanya-nanya soal kepenulisan? Atau kalian adalah orang yang kebingungan mencari kelas kepenulisan dan penerbit di daerah Makassar? Yuk! Gabung di kelas menulis Nas Media. Tim @nasmediapustakapenerbit buka kelas penulis dengan jaminan naskah jadi dan penerbitan GRATIS!
Penasaran? Sila WA ke nomor +62853 6363 5252

#dardawirdhaa #penerbitmakassar #literasicoffee #nasmediapustaka

Pre Order JUL

Bagi penggemar novel dan cerpen, kalian harus membeli buku ini.

Kenapa? Continue reading

Pernikahan Ala Makassar

Sebenarnya, saya sudah lama mau nulis ini tapi mau diapa lagi, virus kemalasan paling maksimal sedang menimpaku dengan sangat tidak manusiawi.

Album keluarga. Salah satu contoh sebelum akad nikah, kalau yang ini adat Makassar vs Jawa. #Sarisnen #wedding

Keluarga Thamal. Sebelum akad Nikah

” style=”width: 548.15625px;

Tidak Jadi Ngeluh

Tepat pukul 09:25 WITA di tabletku. Tulisan ini jatuh-jatuhnya akan curhat. Serius. Tak usah dilanjutkan membaca, kutulis ini untuk diriku sendiri, untuk mengabadikan apa yang telah menarik perhatianku dipagi yang biasa ini.
Seperti sebelumnya. Saya tengah berusaha melunasi hidup normal tanpa gadget malam, lalu memulai hari tanpa gadget lagi. Malam tanpa gadget supaya tidak begadang, karena mau tidak mau, saya telah terbiasa bangun jam 4 pagi, dan itu berarti kebutuhan tidurku tidak terpenuhi dengan baik.

Sebagai penerima gelar “putri tidur” di rumah, saya tidak mau gelar ini serta merta hilang. Biarkan, saya suka.

Dan ini memang kenyataan. Postingan ini bukan membahas putri tidur, okay. Njuuuuuuut.

Continue reading

Tanpa Dekapan -forward

Tak semua rindu dan rasa harus berakhir pada sebuah dekapan. Mungkin pledoiku akan membuatmu tertawa sinis, jengah dengan seperkian alasan yang tak aku bicarakan tapi akhirnya pelan-pelan membawa kita pada persimpangan yang berbeda; percakapan yang mulai sederhana dan jauh lebih singkat dari yang pernah mengisi hari-hari sebelumnya.

Kamu pun barangkali tahu kekakuan diantara kita semacam angin yang tiba-tiba saja menyeruak masuk ke kulitmu, ia tanpa permisi sudah berada di dalam, membuat nyeri, dan masing-masing dari kita kemudian kehabisan topik perbincangan.

Barangkali pula karena cemburuku yang terlalu memburu, penjelasanmu tetap saja berujung buntu, penolakan terlanjur menguasaiku. Apapun yang menjadi pembenaranmu terdengar klise dikupingku, menyisakan kamu yang terlampau jenuh pula untuk meyakinkanku kesekiankalinya.

Yang tersisa kemudian hanyalah aku dan kamu yang saling berada di jarak aman tanpa harus menjadi apa-apa, dan mungkin kamu bisa sedikit membayangkan, bagaimana aku mengagumimu tanpa egois untuk sebuah dekapan, agar tidak ada masing-masing dari kita yang saling melukai kemudian, seperti aku yang kurang mampu mengendalikan cemburuku dan sepenuhnya percaya padamu misalnya, atau kamu yang benci jika harus dilemahkan oleh rindu dan jarak diantara kita nantinya.
Tanpa Dekapan – http://wp.me/p5CNQr-1qR

Untuk Kelak

​Untuk kelak, ketahuilah ada hari ini. Hari dimana kau merasa terkoyak dengan pilihanmu sendiri, hari dimana kau merasa sedih padahal tak terjadi apa-apa selain rasa tidak nyaman yang menggorogoti pikiranmu.

“Hei! Bukankah ketidaknyamanan yang buatmu sedih. Itu saja sudah cukup.” Hardikku pada diri sendiri
Terkadang, dunia begitu kejam dengan segala perkara yang tidak pernah kau pikirkan sebelumnya.

Berada dalam kumpulan orang-orang yang buatmu sesak tanpa mendesak secara fisik misalnya?

Kau ada disana. Ditengah orang yang mengoyak perasaanmu tanpa berkata.
Harusnya hanya jadi teman say hi. Bukan untuk dijadikan teman gaul. Hari ini ada, entah karena suatu alasan apa mereka-mereka hadir, memutuskan pilihan hidup memang sulit, namun tetaplah sedikit lebih tenang.

Untuk Kelak, kau akan hidup senang

dan menyenangkan.

Istri Muda

Istri Muda's Stories | Indonesian | 21 years old

Catatan Perjalanan Hidupku ^^

Karena setiap detik perjalanan hidup adalah pelajaran, dan akan menjadi kenangan yang akan selalu membuatmu bersyukur :)

arianpangestu

Kuasa Tuhan sedang berlangsung

charlozdaniel

"Lelaki yang selalu kagum ketika melihat kau tersenyum"

Lani Utami

Tentang kamu, tentang kita dan tentang mereka

asteaaa

Self Reminder

wirawarawiri

Just follow the GOD and you"ll be the GOOD

Biru Pupus

Audhina Daw |dawai kata dalam kalimat

ComeDHEY

Setiap Luka adalah Tawa